Penyakit Kanker Serviks

Diposting pada

penyakit kanker serviksPenyakit Kanker Serviks

Penyakit kanker serviks merupakan kanker yang muncul di leher rahim pada wanita. Leher rahim wanita merupakan pintu masuk menuju rahim dari vagina. Setiap wanita dari berbagai umur berisiko terkena kanker serviks. penyakit ini lebih cenderung mempengaruhi wanita yang aktif hubungan seksual.

Kanker serviks merupakan penyebab kematian terbanyak di dunia. Menurut world health organization (WHO) lebih dari 92 ribu kasus kematian pada wanita akibat penyakit kanker.

Sebesar 10,3 persennya merupakan jumlah kematian akibat kanker serviks. Sedangkan jumlah kasus baru kanker serviks berjumlah hampir 21 ribu. Sesungguhnya penyakit ini bisa dicegah dengan program skrining sitology dan pelayanan kesehatan klinik pandawa yang diperbaiki.

Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai  penyebab kematian, 64% akibat penyakit kanker serviks, penderitanya adalah perempuan yaitu menderita kanker leher rahim dan kanker payudara.

Munculnya kanker serviks berawal dari sel serviks normal terinfeksi oleh virus HPV (Human papillomavirus). Infeksi human papillomavirus (HPV), umumnya terjadi setelah wanita melakukan hubungan seksual.

Infeksi akibat human papilloma virus ini dapat bersifat hilang timbul, sehingga dapat tidak terdeteksi dalam kurun waktu kurang lebih dua tahun pasca infeksi. Hanya sebagian kecil saja dari infeksi tersebut yang menetap dalam jangka lama, sehingga menimbulkan kerusakan lapisan lendir menjadi prakanker

Jenis HPV ( Human papillomavirus) sampai saat ini telah diketahui memiliki lebih dari 100 tipe, dimana sebagian besar diantaranya tidak berbahaya dan akan lenyap dengan sendirinya. Namun yang beresiko menyebkan kanker serviks. adalah tipe HPV 16, 18, 31, dan 45 yang sering ditemukan pada kanker maupun lesi prakanker serviks.

Cara yang tepat untuk memberikan perlindungan diri terhap infeksi HPV  adalah dengan melakukan vaksin kanker serviks. Saat ini sudah tersedia vaksinasi HPV yaitu vaksin bivalen untuk HPV 16 dan 18; vaksin kuadrivalen untuk HPV 6, 11, 16 dan 18; atau vaksin nonavalen untuk 9 jenis HPV yaitu 4 jenis ditambah 31,33, 45, 52, dan 58.

Tanda dan gejala penyakit kanker serviks yang tidak spesifik seperti adanya sekret vagina yang agak lebih banyak dan kadang-kadang dengan bercak perdarahan. Umumnya tanda ini sangat minimal dan sering diabaikan oleh penderita. Tanda yang lebih klasik adalah sebagai berikut :

  1. Perdarahan bercak yang berulang baik perdarahan setelah bersetubuhatau membersihkan vagina. Perdarahan menjadi lebih sering, lebih banyak dan berlangsung lebih lama.
  2. Sekret vagina yang berbau terutama pada masa nekrosis lanjut.

Pada stadium lanjut ketika tumor sudah menyebar ke luar dari serviks dan melibatkan jaringan di rongga pelvis

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *